ikhyar Blog » celoteh » Anak Pertama ku
Anak Pertama ku
Pada hari kamis tanggal 17 Desember 2009, kami berangkat ke Rumah Sakit Bunda di jalan pengayoman Blok F9 No.25, dikarenakan atas petunjuk dari dokter yang memeriksa istriku yaitu dr. H. Putra Rimba, Sp.OG, mengginkan istriku cepat-cepat melakukan persalinan, di karenakan air ketuban yang di dalama kandungan sudah keruh.
Pada sore hari sekitar jam 20.30, kami memilih melakukan perangsangan yang katanya sangat sakit, karena pada waktu pemeriksaan teryata sudah terjadi pembukaan tetapi syukurlah belum terjadi pecah ketuban, ada dua macam cara yang dilakukan yaitu di masukkannya obat kedalam vagina dan infus, selang beberapa jam kemudian langsung terjadi kontraksi, dan status pembukaan menjadi pembukaan tiga.
Sakit demi sakit yang kata istriku sangat sakit *aaaaaa tidakkk* dan akhirnya tiba pada hari kedua yaitu jumat tanggal 18, perkembangan yang di pantau hanya terjadi pembukaan sampai 6,5 Masya Allah, selamatkan lah istriku ya Allah, saya sudah seperti orang gila, ntah dikarenakan sudah tidak bisa berpikir baik, dan tak bisa berbuat apa-apa, saya sudah serahkan sepenuh nya kepada dokter dan berdoa ke pada Allah.
Tiba-tiba datang seorang suster lengkap dengan pakaian operasi menyodorkan aku sebuah kertas, suster itu berkata dengan suaminya ibu Nur fAdhila yah, Tolong ini di tanda tangani, tidak usah di baca saya jelaskan garis besarnya saja, istri anda sudah berusaha sekuat tenaga untuk melahirkan normal, tetapi sangat riskan untuk keselamatan beliau, kami harus segera melalukan operasi cesar, ditakutkan terjadi gagal jantung terhadap anak anda, karena kami pantauan selama 1 hari 1 malam ini, jantung nya sudah lemah, mungkin si adik sudah kelelahan mencari jalan keluar.
Saya sudah tak berdaya, langsung saya tanda tangani dan berkata kepada dokter “Istri dan Anak saya baik-baik saja kan suster” suster itu hanya mengangguk. pada saat itu juga ruangan operasi serasa ramai dan dokter spesialis sekitar lima orang mulai berdatangan satu per satu, Salut saya buat para dokter, dedikasi nya untuk keselamatan manusia sangat tinggi, bahkan pada saat itu sekitar jam 12 malam mereka langsung berada dilokasi siap dengan jubah Biru dan tutup kepala da kaus tangan karetnya.
Tidak lama sekitar 10 menit saja saya mendengar suara tangisan anak bayi, Alhamdulillah, tak henti-henti nya bersyukur, lau saya di suruh masuk kedalam ruangan UGD di samping ruang operasi, tapi saya tidak melihat istriku, melainkan hanya bayi laki-laki yang sudah diselimuti, menangis sekeras-kerasnya.
Saya menghampiri bayi kami dan meng-Azan-kan di telinga kanan dan Qamat di telinga kirinya, yang aneh terjadi bayi kami langsung diam dan merasa tenang, ya Allah semoga anak kami nanti menjadi anak yang sholeh.
Anak kami lahir pada hari sabtu, 19 Desember 2009, jam 00:10, kata mertuaku ini masih 1 Muharram karena fajar belum terbit, alangkah senangnya hati ini mendengarkannya. Akhirnya setelah diruang sadar, dan istriku sudah sadar, saya di ijinkan menghampirinya, entah knapa air mata ini langsung menetes, ntah apa yang ada di pikiran ini, trus saya berbisik Anak kita laki-laki beratnya 3,4 Kg, sehat wal afiat.
Alhamdulillah Anak dan Istriku selamat tidak kurang sedikit apa pun, saya sangat bersyukur, dilakukan operasi cesar, ternyata di sekitar kandungan terdapat Tumor yang di sebut miu, ntah saya salah sebut atau apa, tetapi dokter memberitahukan seperti itu mereka telah mengangkat tumor tersebut, Trimakasih ya Allah, pilihan kami untuk operasi sangat tepat.
Filed under: celoteh · Tags: Anak Pertama ku















horeee..
selamat yah.. eh satenya enak :p
selamat, eko..
maap kemaren ndak datang di acara akikahannya.
Semoga anaknya nanti keren seperti saya.
selamat bwat eko dan dila,nda apa apji toh klo terlambat?hehehehe…
eh, sampaikan salam hormat ku bwat bapak dan ibu di rumah……
Alhamdulillah… barakallah…. Selamat bro… semoga jadi anak yang sholehah dan membanggakan orang tuanya… Amiiinnn……
btw bro… fki sudah aktif lagi… d tunggu partisipasita nah ^_*